Birmingham – Kekhawatiran Indonesia bakal pulang
tanpa gelar di turnamen bulutangkis tertua All England tidak terjadi.
Adalah pasangan ganda campuran Praveen Jordan/Debby Susanto yang
memastikan satu-satunya gelar di ajang super series ini.Di babak final, Praveen/Debby yang menempati unggulan ke delapan
berhasil mengalahkan pasangan Denmark unggulan kelima, Joachim
Fisher/Christinna Pedersen straight game 21-12, 21-17, Minggu (13/3) malam WIB.
Kemenangan ini memperbaiki catatan pertemuan mereka atas
Joachim/Christinna menjadi 4-6, dimana empat kemenangan diraih secara
beruntun.
Gelar ini juga menjadi yang kedua diraih Praveen/Debby di tahun ini
setelah sebelumnya memastikan gelar di Syed Modi International
Di game pertama Praveen/Debby tampil taktis. Mereka mampu mempertahankan keunggulan perolehan poin dari awal sampai akhir. Beberapa kali pengembalian bola dropshot yang dilakukan Praveen mematikan lawan. Game pertama ditutup dengan skor 21-12 dalam waktu 18 menit.
Di game kedua, Praveen/Debby kembali bermain lepas. Setelah
skor sempat imbang 3-3, Praveen/Debby perlahan mulai memperlebar jarak
menjadi 11-8. namun beberapa kesalahan dibuat sehingga skor sempat
imbang 14-14.
Meski demikan kesalahan itu tak membuat Praveen/Debby kehilangan
kepercaan diri. Merek kembali mencuri dua poin untuk menjadikan
keunggulan 16-15. Permainan agresif Joachim mampu merepotkan dan skor
kembali imbang 16-16. Setelah itu shuttlecock pukulan Christinna tiga kali gagal melewati net. Skor 20-16. Game kedua akhirnya ditutup dengan pukulan Debby ke area kosong untuk menjadikan skor 21-17
Sebelumnya pasangan ganda putri Jepang Misaki Matsutomo/Ayaka Takashi
merebut gelar juara usai mengalahkan unggulan keenam asal Tiongkok Tang
Yuanting/Yu Yang 21-10, 21-12.
Iman Rahman Cahyadi/CAH
No comments:
Post a Comment